Demi NKRI Harus kah kami jadi janda & Piatu? | Biarkan Papua bebas !

Sebua catatan yang di kutip melalui postingan Intelijen Papua

TNI POLRI adalah manusia yang punya hak untuk hidup dan menghidupi keluarga. Sejak operasi militer Indonesia di Papua, banyak anggota TNI POLRI yang dibunuh TPNPB, tetapi juga dibunuh dari dalam tubuh kesatuan demi kepentingan perluasan operasi dan permintaan alokasi dana TNI/Polri.

Banyak ibu bapa yang statusnya petani harus kehilangan anaknya yang dibesarkan dan dibiayai dengan sengsara. Banyak anak jadi piatu dan istri jadi janda. Kematiannya hanya dihargai kenaikan pangkat. Lalu keluarganya dihibur bak pahlawan yang mati demi harumkan nama baik negara.

Padahal negara ini sebetulnya milik segelintir oligarki yang berkuasa. Padahal TNI PILRI hanya dijadikan anjing suruan untuk siap mati demi kepentingan perampokan SDA seperti Freeport, dll. Apakah hasil Freeport akan dinikmati anggota TNI POLRI yang hanya dijadikan temeng?

Tidak! Mereka hanýa puas dengan doktrin NKRI harga mati, tanpa pernah tahu bahwa tidak ada yang abadi (apalagi negara) di dunia ini. Yang abadi hanya kemanusiaan. Kemanusiaan Papua dan anggota TNI POLRI lebih bernilai dari NKRI yang dinikmati segelintir orang.

Baca juga

Apa-perbedaan-operasi-teritorial-operasi-militer-dan-operasi-tempur

Dengan tugas membunuh rakyat Papua atau pejuang Papua, apakah anda akan merasa benar dan berhak masuk surga? Kalau anda beragama, berapa dosa yang akan anda tanggung karena membunuh orang Papua yang berjuang mempertahankan diri dan wilayahnya dari kejahatan Freeport dan negara Indonesia?

Elit penguasa di Jakarta itu tidak peduli kemanusiaan. Bagi mereka kuasai Freeport dan duduk nikmati diatas pengorbanan darah kita rakyat Papua, TPNPB dan TNI POLRI yang diadu di lapangan.

Sayangi keluarga anda, sayangi rakyat Papua yang tersisa. Pahamilah, seperti anda berjuang bebas dari penjajah Belanda, orang Papua sedang berjuang bebas dari penjajah Indonesia.


Eksplorasi konten lain dari Artikel kita

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar