Pernyataan Kontroversial Abisai Rollo: Cermin Mentalitas Kolonial

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menuai kecaman setelah menyatakan bahwa "orang gunung" sebagai biang kerusuhan di Jayapura dan harus "dipulangkan" 1. Pernyataan ini tak hanya melukai, tetapi juga mengulang pola diskriminasi ala kolonial: Stigmatisasi kelompok tertentu sebagai "liar" atau "tidak beradab" adalah taktik klasik penjajah untuk memecah belah. Pengabaian kontribusi sejarah: Orang gunung telah membangun Jayapura sejak … Lanjutkan membaca Pernyataan Kontroversial Abisai Rollo: Cermin Mentalitas Kolonial

“Pemulihan Papua Dimulai dari Meja Makan Hamba Tuhan: Refleksi atas Kesaksian Seorang Gembala”Pertobatan Para Gembala: Syarat Awal Damainya Tanah Papua”

Oleh Tebenak Arinus W, berdasarkan kesaksian Hamba Tuhan Alias A. W Papua sedang tidak baik-baik saja. Ini bukan sekadar klaim, melainkan realitas yang terpampang nyata: ketidakadilan, kekerasan, pelanggaran HAM, dan eksploitasi sumber daya alam yang merusak tatanan sosial dan ekologi . Namun, di tengah narasi-narasi konflik yang saling berseteru—antara TPNPB-OPM, pemerintah, dan aparat keamanan—ada suara lain … Lanjutkan membaca “Pemulihan Papua Dimulai dari Meja Makan Hamba Tuhan: Refleksi atas Kesaksian Seorang Gembala”Pertobatan Para Gembala: Syarat Awal Damainya Tanah Papua”

Busana Adat Suku Hugula: Antara Tradisi dan Perubahan

Original Tulisan Oleh: Solemn Itlay Di Ulang Tulis Oleh: Arinus W Dalam masyarakat adat Hugula (atau dikenal juga sebagai Hubula/Huwula/Huwurla/Huwurdla), busana tradisional bukan sekadar pakaian, melainkan simbol harkat, martabat, harga diri, dan identitas hidup. Setiap helai kain, bulu burung, atau aksesoris yang dikenakan memiliki makna mendalam dan diatur oleh norma adat yang ketat. Namun, belakangan muncul fenomena di mana … Lanjutkan membaca Busana Adat Suku Hugula: Antara Tradisi dan Perubahan

Andalan

Kepemimpinan Sejati di Papua: Belajar dari Serigala yang Berjalan Paling Belakang

"Tahukah Kamu bahwa Kawanan Serigala Punya Cara Berjalan yang Tak Biasa… Tapi Justru Penuh Makna." Dalam kawanan serigala, yang berada paling depan bukanlah pemimpinnya, melainkan serigala yang paling tua atau paling lemah. Mereka ditempatkan di barisan depan untuk menentukan kecepatan, agar tidak tertinggal. Di tengah, ada betina dan anak-anak yang dilindungi oleh serigala yang lebih … Lanjutkan membaca Kepemimpinan Sejati di Papua: Belajar dari Serigala yang Berjalan Paling Belakang

Demi NKRI Harus kah kami jadi janda & Piatu? | Biarkan Papua bebas !

Sebua catatan yang di kutip melalui postingan Intelijen Papua TNI POLRI adalah manusia yang punya hak untuk hidup dan menghidupi keluarga. Sejak operasi militer Indonesia di Papua, banyak anggota TNI POLRI yang dibunuh TPNPB, tetapi juga dibunuh dari dalam tubuh kesatuan demi kepentingan perluasan operasi dan permintaan alokasi dana TNI/Polri.Banyak ibu bapa yang statusnya petani … Lanjutkan membaca Demi NKRI Harus kah kami jadi janda & Piatu? | Biarkan Papua bebas !